Biasanya , para orang pada ngabisin waktu weekendnya dengar berlibur , atau ngabisin waktu bareng keluarga untuk bersantai . Contohnya penghuni penghuni dari kota Tanjungpinang ini . Kota yang mulai berkembang , maklum udah provinsi . Banyak muda mudi , keluarga , yang pergi ke luar kota , ada yang jalan bareng temen temen , ada juga pergi ke tempat tempat kreasi . Ya , tapi masalahnya , kota Tanjungpinang ini masih belum memadai tempat kreasinya .
Tapi , Tanjungpinang memiliki beberapa pantai yang view nya bagus . Antara lainnya Pantai Trikora . Pantai Trikora adalah pantai yang cukup panjang . Di Pantai Trikora juga ada beberapa Resort dan Hotel disana . Antara lain Bintan Agro Resort . Di Trikora juga ada banyak tempat pemancingan , kelong , restoran seafood , dll . Salah satu dari tempat kreasi yang ada di Pantai Trikora adalah Kelongnya Bu Syahniar , Anggota DPRD Provinsi . Kelong sekaligus restoran yang view nya bisa diacungin jempol ! Tepatnya berlokasi di Teluk Bakau km 55 . Tidak begitu jauh . Dari jalan raya sebelah kiri , di depannya emang rumah penduduk gitu , tapi itu rumah penjualnya . Rumah keluarganya Bu Syahniar .Di belakang rumah itu , ada beberapa gubuk gubuk untuk tamu bersantai sambil melihat view pantai dan untuk para tamu memakan makanan lezat yg tersedia di restoran itu . Ada banyak menu makannan di restoran ini . Lazimnya restoran restoran seafood lainnya . Namun , khasnya , disini ada hewan laut yang namanya Range & Siput . Ada juga air kelapa muda ! Sungguh lezzaat ! Disamping gubuk gubuk tersebut , ada sebuah pelantar yang cukup panjang , pelantar kayu yang sudah mulai rapuh . Di ujung plantar tersebut , disisi kirinya ada tempat duduk yang sudah mau roboh , lalu disisi tengah adalah tempat untuk mengambil hewan laut yang dipesan para tamu untuk disantap . Disisi kanan , ada tempat duduk dan juga ada tempat untuk mencuci piring dan tangan , ada sedikit jalan , sebelah kanannya adalah ruangan yang biasa dipakai untuk beristirahat , sholat dan membuat minuman . Di kirinya , sebuah ruang yang cukup luas . Tepatnya diatas pantai yang jernih . Ruang untuk makan bagi tamu yang datang dengan pasukan yang ramai . Restoran ini tidak memiliki nama Restoran yang khusus , karena restoran ini hanyalah milik pribadi Bu Syahniar , dan tempat ini juga tidak begitu banyak pengunjungnya . Pas disebelah Restoran milik Bu Syahniar , ada juga tempat kreasi yang bernama “Swimming Area” . Namun sayangnya , nama dengan keadaan tempat tidaklah sama . Swimming yang artinya berenang . Area Berenang , tidak ada tempat untuk berenang pada tempat ini . Hanya ada pantai . Di depan SA , ada bapak bapak tua yang menjual otak otak .Di dalam SA , ada 2 sisi ruang . Sisi kanan adalah ruang yang menjual berbagai cendera mata . Ada baju kaos , gelang gelang yang etnik , kalung , pin , gantungan kunci , dll . Barang barang tersebut dari Bandung , Jawa Barat . Barang barang yang cukup unik dengan harga berkisar Rp 10.000 ke atas .Di sisi kanan , ada tempat para pelayan untuk memasak makanan dan minuman yang dipesan para tamu .Di luar SA , ada taman yang cukup luas , diditulah ada gubuk gubuk kecil , ada yang berada di atas tanah , ada juga yang berada di atas pasir putih dekat dengan pantai .View di SA sama aja dengan view di Restoran Bu Syahniar tersebut . Hanya berbeda beberapa meter antara kedua tempat kreasi ini .Menurut Pak Rustam , yang sedang berlibur dari Lingga ke TanjungPinang bersama istrinya mengatakan , “ Saya baru pertama kali kesini . Diajak istri saya . Dia sudah pernah kesini . Tempatnya menyenangkan . Saya pesan otak otak dengan air kelapa . Harganya juga standarlah “ .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar